5/14/2008

0 komentar



Motivasi diri pengusaha muslim

10 Rahasia Memotivasi Diri Untuk Pencapaian Yang Besar
1. Penegasan Positif

Pikiran bawah sadar kita adalah alat yang menakjubkan dalam menentukan keberhasilan atau kegagalan. Dia akan melakukan apa yang kita perintahkan dan tergantung pada pikiran yang kita masukkan. Jadi, mengapa tidak memberikan pikiran positif ke dalam pikiran Anda. Berikut adalah beberapa contoh penegasan yang dapat Anda masukkan kedalam pemikiran terdalam untuk mencapai keberhasilan:

* Hari ini aku akan berhasil, karena aku memiliki keyakinan, keberanian, dan antusiasme
* Aku melihat kegagalan sebagai sebuah rambu di jalan kesuksesanku
* Ketika aku merasa tertekan, aku akan bersantai dan melepaskan tekanan sebelum melakukan tugas selanjutnya
* Aku akan menuliskan prioritas, memikirkan tanggung-jawab. Mungkin aku tidak dapat menyelesaikan semuanya, namun aku akan melakukan hal yang paling produktif di setiap momen yang ada
*Aku seorang pemenang, aku bekerja untuk kemenangan organisasi dan karena kontribusi dan kerjasamaku, kami akan tetap menjadi pemenang
*Hari ini, aku melihat peluang disetiap tantangan yang diberikan padaku

2. Bahasa yang positif

Penelitian terakhir menunjukkan bahwa 75% dari pembicaraan sehari-hari adalah negatif,apakah bahasa yang kita gunakan atau bahasa tubuh. Kita perlu berkomunikasi dengan sikap positif disepanjang waktu.

Berikut adalah beberapa contoh bagaimana Anda dapat mengubah kata-kata negatif kedalam komunikasi positif:

* Daripada mengatakan 'masalah', sebut dengan 'peluang'
* Daripada menganggap sebuah tindakan sebagai'kegagalan,' gambarkan sebagai 'pengalaman belajar.'
* Daripada mengatakan 'Aku harus', katakan 'Aku memilih untuk...' Ini akan mengontrol tindakan yang kembali pada Anda.
* Daripada mengatakan, 'Tidak ada yang dapat aku perbuat,' katakan, 'Mari kita lihat alternatif yang ada.'
* Daripada mengatakan 'Itulah diriku,' katakan, 'ku memilih pendekatan yang berbeda.'
* Daripada mengatakan,'Dia membuatku marah,' katakan,' Aku mengendalikan perasaanku.'

3. Berlatih

Sebuah survei Gallup menemukan pria dan wanita yang telah berlatih:

*66% dilaporkan mendapatkan hidup yang lebih rileks
*62% mendapatkan sumber energi baru
*55% stress yang berkurang
*51% penampilan yang lebih baik
*46% lebih percaya diri
*45% kehidupan cinta yang lebih baik
*44% kepuasan kerja yang lebih besar
*37% lebih kreatif di pekerjaan.

Motivasi besar tersebut didapatkan melalui latihan! Ketika motivasi Anda menurun, gerakkan tubuh. Penelitian menunjukkan bahwa meluangkan waktu seminggu tiga kali selama 15 menit, memberikan dampak yang luar biasa.

4. Mengambil Resiko

Kita hidup di zona nyaman kita, menghindari situasi yang menimbulkan resiko, menghindari potensi kegagalan. Namun, untuk menghadapi persaingan di depan dan menguasai perubahan kehidupan, Anda harus keluar dari zona nyaman Anda. Mulai dengan satu langkah sederhana. Mencoba hal kecil yang baru, dengan pendekatan yang berbeda. Cara yang sederhana dengan mengambil rute yang berbeda ke dan dari tempat kerja. Sesekali saya suka melewati 'jalan yang jarang dilalui' untuk mengasah kreativitas. Kemudian, tetap melangkah diluar zona Anda. Pada awalnya mungkin tidak terasa nyaman. Namun, semakin sering Anda melakukannya, maka akan semakin nampak alami dan Anda akan melihat peningkatan di inti kreativitas dan peluang yang tidak pernah terpikirkan sebelumnya.

5. Bacaan Positif

Baca kehidupan orang -orang sukses. Pastikan Anda hanya membaca yang mencerminkan kesuksesan sepanjang masa. Bukan kisah 'sukses hari ini, skandal hari esok'yang kita dapatkan saat ini. Orang seperti Herb Kelleger - Southwest Airlines, Fred Smith - Federal Express, Mary Kay Ash - Mary Kay, Benjamin Franklin, Abraham Lincoln, Mahatma Gandhi, dan Dr. Martin Luther King, Jr, merupakan contoh yang baik. Mereka adalah orang-orang yang menghadapi berbagai tantangan, menciptakan nilai yang sesungguhnya bagi orang lain, atau merubah kehidupan orang lain menjadi lebih baik.

6. Visualisasi Positif

Kondisikan diri Anda untuk menggambarkan visi kesuksesan. Salah satu cara terbaik melakukannya adalah dengan:
* Pergi ke tempat yang sunyi didalam rumah atau tempat lainnya. Matikan radio, televisi, dsb
* Duduk di kursi yang nyaman dan melonggarkan pikiran
* Mulai berpikir tujuan yang ingin anda capai. Ingat, visualkan seolah anda telah mencapai tujuan ini
* Memvisualkan langkah penting yang diambil untuk mencapai keberhasilan. Semakin baik visualisasi Anda, dimana Anda akan melihat, merasakan, mendengar, dan menyentuh visi, maka akan semakin nyata bagi Anda.
* Visualisasi tantangan yang muncul dalam perjalanan Anda dan bagaimana mengatasinya.
* Visualisasikan bagaimana rasanya menyelesaikan tujuan. Visualisasikan keuntungan yang Anda, keluarga, teman, rekan, dapatkan. Nikmati momen tersebut!

Penting untuk diingat: Jika Anda tidak meluangkan waktu untuk melihatnya, maka tidak akan terjadi!

7. Berpikir Besar

Lihat gambaran besar pada apapun yang kita kerjakan. Banyak waktu yang terbuang untuk hal -hal yang tidak penting di kehidupan kita. Kita diciptakan untuk membuat perbedaan. Kita membuat perbedaan untuk keluarga, komunitas, organisasi, dan diri kita sendiri. Semua tindakan kita harus dilakukan dengan konsep di pikiran. Berpikir sedikit lebih besar hari ini daripada kemarin, dan Anda akan membuat masa depan yang lebih baik keesokan harinya. Berpikir besar mengarah pada tindakan yang besar. Berpikir kecil akan mengarah pada hasil yang kecil. Jadi berpikirlah BESAR!.

8. Tentukan Sasaran

Cara tercepat gagal dalam kehidupan adalah tidak membuat sasaran yang jelas. Tentukan sasaran untuk keuangan, keluarga, kesehatan, spiritual, dan karir. Sasaran Anda harus erat dengan teknik SMART.
* S - Spesifik
* M - Measurable (dapat diukur)
* A - Attainable (dapat dicapai)
* R - Realistik
* T - Time-based (basis waktu)

Misalnya, Anda memiliki target mendapatkan $2 juta sebagai uang pensiun pada dua puluh tahun mendatang. Setelah melakukan riset, sasaran SMART Anda adalah:

'Saya akan mendapatkan $2 juta sebagai uang pensiun pada tahun 2024. Saya akan melakukannya dengan kontribusi sebesar $20K, atau $1667 per bulan, untuk dana pensiun per tahun. Dari $20K tiap tahunnya, $2k akan disimpan di IRA dan $18 masuk ke program pensiun organisasi.'

Ingat hal yang paling detil yang dapat Anda tambahkan, sehingga semakin realistis sasaran Anda.

9. Penampilan yang positif

Super achiever sangat berhati-hati dengan penampilan dan gerakan mereka. Mereka tahu bahwa penampilan yang baik menerjemahkan ke perasaan yang baik. Billy Crystal, bintang layar lebar dan Saturday Night Life, pernah memainkan karakter yang dikenal dengan kata-katanya, 'Lebih baik berpenampilan baik daripada merasa baik.' Apa yang sesungguhnya ia katakan adalah konsep 'berpura-pura sampai Anda berhasil'. Dengan kata lain, pada saat kita merasa sedih, kemudian berpikir positif dan pikiran Anda akan memerintahkan tubuh untuk bertindak secara positif. Juga selalu berpakaian layaknya achiever. Ikuti gaya pakaiannya, tindakan, dan perilaku orang yang sukses dan mencerminkan nilai kesuksesan jangka panjang dari keberhasilan orang tersebut. Ini juga akan mengatakan pada pikiran Anda bahwa Anda adalah seorang achiever.

10. Saling Membantu

Mengembangkan keinginan untuk saling membantu. Berbagi bakat Anda tanpa mengharapkan imbalan, penghargaan atau rekomendasi. Dan rahasiakan perbuatan baik Anda.

Jika Anda menerapkan teknik membantu orang lain, secara otomatis akan kembali pada Anda berkali-kali lipat. Pertama, kenikmatan memiliki bakat tertentu yang dapat membuat kehidupan orang lain lebih baik. Kedua, karena Anda tidak mencarinya, kata-kata tentang Anda dan kebaikan Anda akan tersebar. Inilah yang akan diterjemahkan kedalam peluang dan kekayaan yang tidak terduga. Ketiga, Anda akan mendapatkan satu tingkat kepercayaan diri yang baru dimana Anda dapat membuat suatu perbedaan. Super achiever menemukan motivasi dan arti dengan membantu sesama.

Acara di TVRI

0 komentar


Assalamu'alaikum Wr. Wb.

KH.Asep.A. Maoshul Affandy (Pimpinan Umum Pondok Pesantren Miftahul Huda Manonjaya Tasikmalaya), Ust. Ayip Ja'far Shodiq (Pimpinan Pesantren Multimedia Bandung dan Pondok Pesantren Mursyidul Falah Majalengka) dan Irjen. Pol. Drs. H. Edi Darnadi ( Kapolda Jawa barat ) Usai mengisi acara Live di Satasiun TVRI Bandung.

Acara yang di hadiri para Ulama se Jawabarat merupakan bentuk kerja sama Ulama dan Kepolisian, dalam rangka pemberantasan Pekat (Penyakit Masyarakat) khususnya perjudian di wilyah hukum Polda Jabar. Yang dilaksanakan pada Tgl 04 Agustus 2005.


Berpoto bersama usai mengisi acara Cahaya Qalbu di TVRI Jabar dan Banten.
Nampak dari sebelah kanan Produser Pelaksana Drs. Masuroh, Pembawa acara Hajah Devi Dirgantini, KH. Asep A. Maoshul Affandy, Bupati Tasik Drs. H. Tatang Farhanul Hakim Mpd Dan Ust. Ayip Ja'far Shodiq.

5/13/2008

Taqorub Kepada Allah swt

0 komentar


Taqorub Kepada Allah swt

Taqorrub kepada Allah………………

Dalam salah satu Hadist Qudsi,,,,Allah swt berpirman……
مَنْ تَقَرَّبَ اِلَيَّ شِبْرًا تَقَرَّبْتُ ِالَيْهِ ذِرَاعًا... وَمَنْ تَقَرَّبَ اِلَيَّ ذِرَاعًا تَقَرَّبْتُ اِلَيْهِ بَاعًا....
Artinya:
Barang siapa yang datang kepada Allah (mendekatkan diri kepada Allah) satu jengkal,,,Kami akan datang kepadanya (Allah akan mendekatinya) satu siku,,,dan barang siapa yang mendatangi Allah (mendekatkan diri kepada Allah) satu siku,,,,,maka Kami akan mendekatinya satu depa…………..

Lafadz taqorub yang pertama merupakan “jumlah” yang keduapun adalah “Jumlah”,,,,,,Menurut ilmu Nahwu jumlah adalah termasuk dari Nakiroh…..Menurut ilmu “balaghoh” apabila ada lafadz Nakiroh di tikror,,,maka yang pertama bukanlah yang kedua….

وَمَامِنْ الْقَوَاعِدِ الْمُقَرَّرَهْ...اِذَاَاَتَتْ نَكِرَةٌمُكَرَّرَهْ
تَغَايَرَا وَاِنْ يُّعَرَفْ شَانِيْ...تَوَافَقَا كَذَاالْمُعَرَّفَانِ
Ini menunjukan bahwa taqorubnya mahluk,,,beda dengan taqorubnya Allah.swt.

=Adapun cara dan upaya Manusia bertaqorub/mendekatkan diri kepada Allah paling tidak ada tiga cara:…………

1. Tafakkur………..
2. Melakukan amal sholeh…….”maksimal beribadah kepada Allah,,,Maksimal berikhtiar,,,,maksimal dalam menyusun setrategi dalam hidup…..
3. Ridho akan ketentuan (taqdir) dari Allah swt.

Tfakkur

Yang dimaksud tafakkur disini, yaitu berfikir, merenung atau memperbanyak mengingat kematian asal kejadian,,,,dari mana ia datang, dimana sekarang berada dan kemana ia akan pulang, bekal apa yang akan di bawa nanti untuk berpulang kepada Allah,,,siapkah ia mempertanggung jawabkan setip amal perbuatan dihadapan sang pencipta Allah swt….

Amal Sholeh

Amal sholeh adalah melakukan setiap pekerjaan baik pekerjaan yang sipatnya vertical (mahdloh) Langsung kepada Allah,,,ataupun pekerjaan yang sipatnya Horizontal (ghoer Mahdloh) berbuat baik kepada sesama, beramal sholeh dengan memperbanyak amal yang bermanfaat untuk hamba yang lainya…dengan disertai tiga hal:…..

1. Melakukan setiap amal dengan dilandasi niat tulus untuk beribadah kepada Allah swt………..
2. Melakukan setiap amal dengan dilandasi niat bahwa semua ini dilakukan semata-mata hanya karena di perintah oleh Allah swt…
3. Melakukan setiap amal dengan dilandasi niat bahwa semua ini dilakukan semata-mata hanya untuk mencari keridlhoan dari Allah swt…
Apabila terkumpul tiga sarat diatas,,,maka insya Allah akan menjadi amal sholeh,,,,dan sebaliknya apabila tidak terkumpul tiga hal dalam setiap amal,,,,maka amal perbuatanya termasuk amal yang sia-sia…..(tidak ada nilainya di hadapan Allah swt)
Kenapa demikian?,,,,karena walaupun melakukan perintah Allah,,,,seperti halnya Sholat,,apabila niat melakukan sholat bukan karena Alloh, dilakukan tidak merasa bahwa ini adalah perintah Allah, dan dilakukan sholat bukan karena ingin mencari Rdlho Allah, maka Sholatnya tidak akan menjadi amal sholeh,,,bahakan justru sholatnya akan sia-sia karena tidak mencapai maqom “Maqbul”

Atau orang yang salah menempatkan antara Ma dlumin (urusan Allah) “perkara yang telah dijamin oleh Allah swt,”seperti halnya pahala hasil dari amal,,,atau Rizqi hasil dari usaha dan upaya….

Dan “Ma Thulib” (tugas diri/kewajiban Manusia) seperti halnya orang dagang karena ingin keuntungan, orang bekerja karena menginginkan upah, orang bertani karena menginginkan hasil pertanian….karena:,,,keuntungan, jumlah upah dan hasil dari pertanian,,,,itu semuanya adalah urusan Allah,,,,sekali lagi,, masalah hasil adalah urusan Allah,,,,urusan kita adalah hanyalah berusaha dan berupaya masalah hasilnya sepenuhnya di kembalikan kepada Allah swt…

Bukan berarti orang yang dagang jangan berharap keuntungan, yang bekerja jangan berharap upah, yang bertani jangan berharap hasil pertanian,,,,karena dilakukan semua itupun tentunya karena ingin mendapatkan sesuatu….yang berdagang tentunya ingin keuntungan,,,yang bekerja tentunya ingin mendapatkan upah,,,yang bertanipun tentunya ingin mendapatkan hasil pertanian….
Tetapi semua itu jangan mengalahkan niat kita,,,bahwa semua ini kita lakukan,,,,semata-mata hanya karena di perintah oleh Allah swt,,,kita berdagang karena memang Allah memerintahkan hambanya untuk berusaha dan berupaya menjemput jatah rizkinya dan tujuan dari semua usaha dan upaya ini adalah semata-mata hanya ingin mencari keridlhoan dari Allah swt…

Ridlho akan ketentuan Taqdir dari Allah swt…

Setiap kejadian yang menimpa diri baik disengaja maupun tidak,,,hasil dari upaya dan usaha ataupun bukan,,,,semua itu adalah ketentuan dan kehendak Allah swt…ridlho ataupun tidak ridlho, mau ataupun tidak mau toh akan terjadi juga,,,,karena semua yang terjadi Allahlah yang menentukan,,,,tentunya setelah upaya maksimal ikhtiar setiap mahluknya….

Allah swt Berfirman,,Q.S. Fathir ayat 2.

مَا يَفْتَحِ اللهُ لِلنَّاسِ مِنْ رَحْمَةٍِ فَلا مُمْسِكَ لَهَا وَمَا يُمْسِكْ فَلا مُرْسِلَ لَهُ مِنْ بَعْدِهِ وَهُوَ الْعَزِيْزُالْحَكِيْمُ...
2. Apa saja yang Allah anugerahkan kepada manusia berupa rahmat, Maka tidak ada seorangpun yang dapat menahannya; dan apa saja yang ditahan oleh Allah Maka tidak seorangpun yang sanggup melepaskannya sesudah itu. dan Dialah yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.

=Apabila Manusia sudah bisa bertaqarub kepada Allah swt,,,dengan cara melakukan tiga hal diatas,,,,Maka Allah swt akan mendekati hambanya dengan tiga hal pula…….

1. Dengan Ijabah Do’a (Allah akan mengabulkan setiap permohonanya) Allah berfirman Dalam Al-Qur’an S.Al-baqoroh Ayat 186…..

وَإِذَاسَأَلَكَ عِبَادِى عَنِّي فَإِنِّى قَرِيْبٌ أُجِيْبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ أِذَا دَعَانِ فَلْيَسْتَجِيْبُوْالِى وَلْيُوْمِنُوْابِى لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُوْنَ,,,,
186. Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, Maka (jawablah), bahwasanya aku adalah dekat. aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, Maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.

2. Dengan Ma’unah/Pertolongan Allah swt…..
Allah swt Berfirman dalam Al-Qur’an Suroh An-Nahal ayat 97…

مَنْ عَمِلَ صَلِحًا مِنْ ذَكَرٍ أَوْ أُنْشَى وَهُوَمُؤْمِنْ فَلَنُحْيِيَّنَهُ حَيَوةً طَيِّبَةً وَلَنَجْزِيَنَّهُمْ أَجْرَهُمْ بِأَحْسَنِ مَاكَانُوْايَعْمَلُوْنَ...
97. Barangsiapa yang mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam Keadaan beriman, Maka Sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik[839] dan Sesungguhnya akan Kami beri Balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan.

[839] Ditekankan dalam ayat ini bahwa laki-laki dan perempuan dalam Islam mendapat pahala yang sama dan bahwa amal saleh harus disertai iman.

3. Dengan Kaffarah (Allah akan mengampuni dosa Hambanya)

Allah swt, Berfirman dalam Q.S Al-Ankabut ayat 7…

وَالَّذِيْنَ ءَامَنُوْا وَعَمِلُوااْلصَّلِحَتِ لَنُكَفِّرَنَّ عَنْهُمْ سَيِّئَا تِهِمْ وَلَنَجْزِيَنَّهُمْ أَحْسَنَ الَّذِى كَانُوْايَعْمَلُوْنَ...
7. Dan orang-orang yang beriman dan beramal saleh, benar-benar akan Kami hapuskan dari mereka dosa-dosa mereka dan benar-benar akan Kami beri mereka Balasan yang lebih baik dari apa yang mereka kerjakan.

4. ِAllah swt,,,Akan menganugrahkan kema’rifatan kepada hambanya…….Amien……..

Manfaat Du’a

0 komentar

(Prof. IT) Kang Maman Tirta Rukmana dan Ust. Ayip Ja'far Shodiq, usai berdialog dengan Kasepuhan Giri Harja3 (Eyang) H. Asep Sunandar Sunarya, "Dakwah bisa di lakukan melalui media apapun" seperti halnya para waliyullah, tutur Pangersa Eyang sambil tersenyum khas. Pan ceuk Rosul oge jalema anu pang alusnateh, jalema anu bisa mere mangfaat pikeun jalema anu sejena. Sok hidep sing soson-soson dina dakwah ku media naon wae, asal tong kaluar tina papagon Kasopanan, tatakrama jeung ahlak mulya, tuturkeun we kuamaha sepak terjangna Rasulullah saw. Nya?..........


Manfaat Du’a

Al-baqoroh 28
28. Mengapa kamu kafir kepada Allah, Padahal kamu tadinya mati, lalu Allah menghidupkan kamu, kemudian kamu dimatikan dan dihidupkan-Nya kembali, kemudian kepada-Nya-lah kamu dikembalikan?

Suatu saat manusia berkata inilah Aku, Aku adalah orang hebat, orang mampu, orang yang tidak membutuhkan siapapun, karena memang aku adalah orang yang luar biasa.

Mengapa tidak butuh dengan Allah swt.?.

Al-baqoroh 186
186. Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, Maka (jawablah), bahwasanya aku adalah dekat. aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, Maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.

Dengan Du’a, banyak hal yang tidak mungkin menjadi sesuatu yang mungkin, dan sesuatu yang mungkin, menjadi sesuatu yang tidak mungkin, begitulah dalam sejarah, tatkala tiga orang pemuda terjebak dalam sebuah Goa; goa tersebut tertutup oleh longsoran batu sehingga menutupi jalan untuk mereka keluar dari goa tersebut. Maka putuslah semua harapan mereka, akal tak mampu berpikir, fisik tak mampu berbuat. Saat itu, satu-satunya kemungkinan adalah mereka mati karena kelaparan dan kehabisan oksigen. Namun untung salah seorang diantara mereka ada yang teringat akan pertolongan Allah swt, maka bersegeralah ia berdo’a kepada Allah swt, di luar dugaan batu yang menutupi mulut goa tadi bergeser sedikit dengan hempasan angin, maka berdo’a pula teman yang satunya lagi, dengan pertolongan Allah, bergeser lagi perlahan batu yang menutupi goa tsbt. maka berdo’a pula teman yang satunya lagi, dengan pertolongan Allah, bergeser lagi perlahan batu yang menutupi goa tsbt.sehingga dengan ijin Allah swt keluarlah ketiga pemuda tadi dari goa, yang menjebaknya.

Bentuk Do’a

1. langsung bermohon kepada Allah swt, seperti melalui do’a yang diajarkan Rasululloh, Allahuma…Rabbana…… dan aurod-aurod setelah Sholat.

2. melalui tawasul/ peranta
35. Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan carilah jalan yang mendekatkan diri kepada-Nya, dan berjihadlah pada jalan-Nya, supaya kamu mendapat keberuntungan.

Yang boleh dan bisa dijadikan peantara ada tiga:

1. dengan membaca Al-Qur’an.
2. Melalui sholat yang khusu.
3. Melalui amal sholeh yang dilakukan semata-mata demi mencari keridhoan Allah swt, dengan melakukan amal kebaikan ibadah kepada Allah dan manjauhkan diri dari perbuatan yang dilarang oleh Allah swt.

Manfaat du’a

1. Menjadi ibadah, seperti sabda Rasulullah saw,
الَدُّ عَاءُ مُخُ الْعِبَادَةِ
“Du’a adalah intisari darpada ibadah setiap hamba”

Du’a adalah intisari dari ibadah dan termasuk pula ibadah “mahdlhah” yaitu hubungan pertikal kepada Allah swt, dan merupakan ibadah yang murni, karena ibadah mahdlhah yang lain kadang tercampuri oleh perasaan Riya, takabur dan penyakit hati yang lainya. Semmentara du’a merupakan salah satu bentuk penyerahan diri kepada Allah, dengan mersa diri tidak memiliki kemampuan apapun semata-mata hanyalah dengan pertolongan Allah swt, oleh sebab itu dua adalah merupakan salah satu aktifitas iabadah yang insya Allah ikhlas karena Allah semata. Amien.

2. Ladang untuk taqorrub kepada Allah swt.
Taqorub kepada Allah, artinya dengan do’a kita semakin mendekatkan diri kepada Allah, seperti firman Allah, “sesungguhnya Allah itu dekat” oleh sebab itu berdo’alah kepada Allah untuk semakin kita mendekatkan diri kepada Allah swt.

3. Menjadi dzikir kepada Allah swt,
Karena orang yang berdo’a kepada Allah pasti hatinya akan mengingat Allah swt, karena tidaklah ada manfaat du’a bagi orang yang hatinya ghoflah/tidak fokus dan jarang orang yang hatinnya ghoflah mau berdo’a kepada Allah swt.

4. Akan dikabul do’anya oleh Allah swt, ini adalah janji Allah, kita harus meyaqininya, dan bentuk ijabah Allah ada empat:

1) Ditinggikan derazatnya di hadapan Allah swt.
2) Menjadi kifarat akan dosa yang telah dilakukanya.
3) Menjadi penyelamat dari sebuah musibah.
4) Dikabulkan sesuai dengan yang dimohonkanya.

Syarat Berdo’a

Syarat agar do’a kita diqabul oleh Allah swt, ada lima:

1) Suci dari dari hadast
2) Berdo’a di waktu ijabah, yaitu;

 Pada sepertiga malam terakhir
 Malam dan Hari Jum’at, terutama tatkala khotib sedang duduk diantara dua khutbahnya.
 Pada bulan Ramadhan terutama pada malam lailatul Qadar.

Tempat Ijabah:

 Di masjid.
 Di depan Multazam.
 Di Raudhoh
 Di makam Ibrahim.
 Dll

3) Makanan dan pakaian yang digunakan tatkala berdo’a harus yang halal jangan yang haram.
4) Berdo’anya harus ikhlas karena Allah swt, bukan karena masuk lain.
5) Yang dimohonkanya harus yang baik dan halal.

Oleh sebab itu marilah kita jadikan diri kita kelompok orang-orang yang senantiasa mendawamkan diri untuk berdo’a kepada Allah swt. Karena Allah sangat cinta kepada mereka yang gemar berdo’a kepadNya dan sangat benci kepada orang yang melas berdo’a kepadaNya. Karena orang yang malas berdo’a seolah-olah mereka tidak butuh akan pertolongan Allah swt, seperti sabda Rasulullah saw.

اللهُ يَغْضَبُ لِمَنْ تَرَكَ دُ عَاءَهُ
Allah membenci orang-orang yang tidak mau berdoa/bermohon kepadaNya.

Sebab-sebab Turunnya Rizqi

0 komentar


Sebab-Sebab Turunnya Rizki

Akhir-akhir ini banyak orang yang mengeluhkan masalah penghasilan atau rizki, entah karena merasa kurang banyak atau karena kurang berkah. Begitu pula berbagai problem kehidupan, mengatur pengeluaran dan kebutuhan serta bermacam-macam tuntutannya. Sehingga masalah penghasilan ini menjadi sesuatu yang menyibukkan, bahkan membuat bingung dan stress sebagian orang. Maka tak jarang di antara mereka ada yang mengambil jalan pintas dengan menempuh segala cara yang penting keinginan tercapai. Akibatnya bermunculanlah koruptor, pencuri, pencopet, perampok, pelaku suap dan sogok, penipuan bahkan pembunuhan, pemutusan silaturrahim dan meninggal kan ibadah kepada Allah untuk mendapatkan uang atau alasan kebutuhan hidup.

Mereka lupa bahwa Allah telah menjelaskan kepada hamba-hamba-Nya sebab-sebab yang dapat mendatangkan rizki dengan penjelasan yang amat gamblang. Dia menjanjikan keluasan rizki kepada siapa saja yang menempuhnya serta menggunakan cara-cara itu, Allah juga memberikan jaminan bahwa mereka pasti akan sukses serta mendapatkan rizki dengan tanpa disangka-sangka.

Diantara sebab-sebab yang melapangkan rizki adalah sebagai berikut:

- Takwa Kepada Allah

Takwa merupakan salah satu sebab yang dapat mendatangkan rizki dan menjadikannya terus bertambah. Allah Subhannahu wa Ta'ala berfirman, artinya,

وَمَنْ يَتَّقِ اللهَ يَجْعَلْ لَّهُ مَخْرَجًا...وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لاَ يَحْتَسِبْ وَمَنْ يَتَوَكَّلْ عَلَى اللهِ فَهُوَ حَسْبُهُ إِنَّ اللهَ بَلِغُ أَمْرِهِ قَدْ جَعَلَ اللهُ لِكُلِّ شَيْءٍ قَدْرًا...

“Barangsiapa yang bertaqwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan ke luar. Dan memberinya rezki dari arah yang tidada disangka-sangkanya.” (At Thalaq 2-3)

Setiap orang yang bertakwa, menetapi segala yang diridhai Allah dalam segala kondisi maka Allah akan memberikan keteguhan di dunia dan di akhirat. Dan salah satu dari sekian banyak pahala yang dia peroleh adalah Allah akan menjadikan baginya jalan keluar dalam setiap permasalahan dan problematika hidup, dan Allah akan memberikan kepadanya rizki secara tidak terduga.

Imam Ibnu Katsir berkata tentang firman Allah di atas, "Yaitu barang siapa yang bertakwa kepada Allah dalam segala yang diperintahkan dan menjauhi apa saja yang Dia larang maka Allah akan memberikan jalan keluar dalam setiap urusannya, dan Dia akan memberikan rizki dari arah yang tidak disangka-sangka, yakni dari jalan yang tidak pernah terlintas sama sekali sebelumnya.”

Allah swt juga berfirman, artinya,

وَلَوْ أَنَّ أَهْلَ الْقُرَى ءَامَنُوْا وَاتَّقَوْا لَفَتَحْنَا عَلَيْهِمْ بَرَكَت ِمِنَ السَّمَاءِ وَالاَرْضِ وَلَكِنْ كَذَّبُوْا فَأَخَذْ نَهُمْ بِمَا كَانُوْايَكْسِبُوْنَ...

“Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertaqwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya.” (QS. 7:96)

- Istighfar dan Taubat

Termasuk sebab yang mendatang kan rizki adalah istighfar dan taubat, sebagaimana firman Allah yang mengisahkan tentang Nabi Nuh Alaihissalam ,

فَقُلْتُ اَسْتَغْفِرُوْا رَبَّكُمْ إِنَّهُ كَانَ غَفَّارًا...يُرْسِلِ السَّمَاءَ عَلَيْكُمْ مِدْرَارًا...وَيُمْدِدْكُمْ بِأَمْوَلٍ وَبَنِيْنَ وَيَجْعَل لَّكُمْ جَنَّتٍ وَيَجْعَلْ لَكُمْ أَنْهَارًا...

“Maka aku katakan kepada mereka:"Mohonlah ampun kepada Rabbmu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun" niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, dan membanyakkan harta dan anak-anakmu, dan mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (pula di dalamnya) untukmu sungai-sungai.” (QS. 71:10-12)

Al-Qurthubi mengatakan, "Di dalam ayat ini, dan juga dalam surat Hud (ayat 52,red) terdapat petunjuk bahwa istighfar merupakan penyebab turunnya rizki dan hujan."

Ada seseorang yang mengadukan kekeringan kepada al-Hasan al-Bashri, maka beliau berkata, "Beristighfarlah kepada Allah", lalu ada orang lain yang mengadukan kefakirannya, dan beliau menjawab, "Beristighfarlah kepada Allah". Ada lagi yang mengatakan, "Mohonlah kepada Allah agar memberikan kepadaku anak!" Maka beliau menjawab, "Beristighfarlah kepada Allah". Kemudian ada yang mengeluhkan kebunnya yang kering kerontang, beliau pun juga menjawab, "Beristighfarlah kepada Allah."

Maka orang-orang pun bertanya, “Banyak orang berdatangan mengadukan berbagai persoalan, namun anda memerintahkan mereka semua agar beristighfar." Beliau lalu menjawab, "Aku mengatakan itu bukan dari diriku, sesungguhnya Allah swt telah berfirman di dalam surat Nuh,(seperti tersebut diatas, red)

Istighfar yang dimaksudkan adalah istighfar dengan hati dan lisan lalu berhenti dari segala dosa, karena orang yang beristighfar dengan lisannnya saja sementara dosa-dosa masih terus dia kerjakan dan hati masih senantiasa menyukainya maka ini merupakan istighfar yang dusta. Istighfar yang demikian tidak memberikan faidah dan manfaat sebagaimana yang diharapkan.

- Tawakkal Kepada Allah

Allah swt berfirman, artinya,

وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لاَ يَحْتَسِبُ وَمَنْ يَتَوَكَّلْ عَلَى اللهِ فَهُوَ حَسْبُهُ اِنَّ اللهَ بَلِغُ أَمْرِهِ قَدْ جَعَلَ اللهُ لِكُلِّ شَيءٍ قَدْرًا

“Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya.” (QS. 65:3)

Nabi saw telah bersabda, artinya,
"Seandainya kalian mau bertawakkal kepada Allah dengan sebenar-benarnya maka pasti Allah akan memberikan rizki kepadamu sebagaimana burung yang diberi rizki, pagi-pagi dia dalam keadaan lapar dan kembali dalam keadaan kenyang." (HR Ahmad, at-Tirmidzi dan dishahihkan al-Albani)

Tawakkal kepada Allah merupakan bentuk memperlihatkan kelemahan diri dan sikap bersandar kepada-Nya saja, lalu mengetahui dengan yakin bahwa hanya Allah yang memberikan pengaruh di dalam kehidupan. Segala yang ada di alam berupa makhluk, rizki, pemberian, madharat dan manfaat, kefakiran dan kekayaan, sakit dan sehat, kematian dan kehidupan dan selainnya adalah dari Allah semata.

Maka hakikat tawakkal adalah sebagaimana yang di sampaikan oleh al-Imam Ibnu Rajab, yaitu menyandarkan hati dengan sebenarnya kepada Allah Azza wa Jalla di dalam mencari kebaikan (mashlahat) dan menghindari madharat (bahaya) dalam seluruh urusan dunia dan akhirat, menyerahkan seluruh urusan hanya kepada Allah serta merealisasikan keyakinan bahwa tidak ada yang dapat memberi dan menahan, tidak ada yang mendatangkan madharat dan manfaat selain Dia.

- Silaturrahim

Jaminan Allah swt

0 komentar


Yang dijamin Oleh Allah, dan yang tidak

Yang dijamin oleh Allah,dan yang tidak dijamin

Allah swt, adalah tuhan kita, Allah yang menciptakan manusia, Allah yang memberikan bentuk, bahkan dengan bentuk yang terbaik, dalam Al-Qur’an Allah swt Berpirman: Q.S T-Tiin ayat 4…
لَقَدْ خَلَقْنَا اِلا نْسَنَ فِى اَحْسَنِ تَقْوِيمٍ...
4. Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya .

Bukan hanya itu, Allah pula yang mengurus kita, Allah yang telah selesai menentukan segala sesuatu untuk mahluk-Nya.

Dalam hal ini, Manusia yang Allah ciptakan dalam penciptaan yang paling sempurna, di jamin oleh Allah dan tidak dijamin oleh Allah swt.

Pertama:

Satu hal yang dijamin oleh Allah swt adalah rizqi setiap mahluknya, Allah menyebutkan dalam Al-Qur’an

Surat Hud ayat..6

وَمَا مِنْ دَآبَّةٍ فِى الا رْضِ اِلا عَلَى اللهِ رِزْقُهَا وَيَعْلَمُ مُسْتَقَرَّهَا وَمُسْتَوْدَعَهَا كُلٌّ فِى كِتَبٍ مُّبِيْنٍ....
6. Dan tidak ada suatu binatang melata[709] pun di bumi melainkan Allah-lah yang memberi rezkinya, dan Dia mengetahui tempat berdiam binatang itu dan tempat penyimpanannya[710]. semuanya tertulis dalam kitab yang nyata (Lauh Mahfuzh).

[709] Yang dimaksud binatang melata di sini ialah segenap makhluk Allah yang bernyawa.
[710] Menurut sebagian ahli tafsir yang dimaksud dengan tempat berdiam di sini ialah dunia dan tempat penyimpanan ialah akhirat. dan menurut sebagian ahli tafsir yang lain maksud tempat berdiam ialah tulang sulbi dan tempat penyimpanan ialah rahim.

Masalah rizqi setiap mahluk Allah sudah selesai mengaturnya, sehingga tidak ada satu mahlukpun yang luput dari pemberian-Nya, bahkan bukan hanya yang mampu, yang tidak mampu pun Allah lah yang menjamin rizqinya…

Q.S. Al-Ankabut ayat 60…..

وَكأَيِّنْ مِنْ دَآبَّةٍ لا تَحْمِلُ رِزْقُهَا,اَللهُ يَرْزُقُهَا وَاِيَّاكُمْ وَهُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ...
60. Dan berapa banyak binatang yang tidak (dapat) membawa (mengurus) rezkinya sendiri. Allah-lah yang memberi rezki kepadanya dan kepadamu dan Dia Maha mendengar lagi Maha mengetahui.

Apalagi manusia yang Allah lebihkan dari mahluk yang lainya, Allah karuniakan Akal pikiran untuk manusia, supaya manusia mampu mempergunakan akal pikiranya untuk menjemput rizqi yang telah Allah tentukan, dengan akalnya manusia diharuskan mampu menjeput jatah rizqinya, sehingga dengannya terpenuhi semua kebutuhan hidupnya semata-mata untuk bekal ibadah kepadda Allah swt…
Karena begitu rahman dan rahimnya Allah, sehingga jangankan manusia yang berakal, manusia yang tidak memiliki akal pun, seperti orang gila, Allah masih tetap menjamin rizqinya.

Permasalahanya adalah,bagaimanakah kita yang telah dijamin rizqinya oleh Allah, berupaya untuk menjeput jatah rizqi yang telah Allah tentukan? Apakah dengan cara yang Allah ridho’I? Ataukah dengan cara yang Allah murkai, dengan cara benar? Ataukah dengan cara yang salah? tentunya semuanya berpulang kepada diri kita masing-masing, apakah kita termasuk orang yang mngejar kebahagiaan sesaat, ataukah kita berkeinginan kebahagiaan yang selama-lamanya (abadan amada) yaitu kebahagiaan di dunia dan akhirat.”semoga kita termasuk di dalamnya Amien”

Kedua.

Hal yang tidak dijamin oleh Allah swt.
Hal yang tidak dijamin oleh Allah swt, adalah amal perbuatan manusia. Allah mempersilahkan kita melakukan hal apapun di dunia ini, Allah hanya mengingatkan kepada manusia, bahwa sekecil apapun perbuatan/amal kita di dunia ini, kita yang akan mempertanggung jawabkanya di hadapan Allah swt…

Q.S. Al-kahfi ayat 7……….

أِنَاجَعَلْنَا مَاعَلىَ الارْضِ زِيْنَةً لَّهَا لِنَبْلُوَهُمْ أَيُّهُمْ أَحْسَنُ عَمَلاً...
7. Sesungguhnya Kami telah menjadikan apa yang di bumi sebagai perhiasan baginya, agar Kami menguji mereka siapakah di antara mereka yang terbaik perbuatannya.

Sungguh, semuanya hanyalah ujian dari Allah swt. Berbuat baikah kita, atau berbuat jahatkah kita, tentunya semuanya akan berpulang kepada diri kita sendiri,
Seperti halnya masalah rizqi yang telah Allah jamin untuk manusia, Apkah kita akan menjemputnya dengan cara yang halal? ataukah kita akan menjemputnya dengan cara yang haram? semuanya terpulang kepada diri kita masing-masing.(karena kita telah di anugrahi akal dan pikiran), siapa yang mampu menggunakan akal pikiranya dengan benar maka ia akan selamat baik di dunia maupun di akhirat, Karena dengan cara apapun, jatah rijqi kita tetap telah Allah tentukan, apabila kita menjemputnya dengan cara yang Allah rido’I ,maka kita akan bahagia dunia dan akhirat,begitupun sebaliknya.

Allah swt,,,mengingatkan kita dalam Al-Qur’an Surat Al-A’rooff ayat 179….

وَلَقَدْ ذَرَأْنَا لِجَهَنَّمَ كَشِيْرًا مِّنَ الْجِنِّ وَالانْسِ لَهُمْ قُلُوْبٌ لا يَفْقَهُوْنَ بِهَا وَلَهُمْ أَعْيُنٌ لا يُبْصِرُوْنَ بِهَآ وَلَهُمْ ءَاذَانٌ لايَسْمَعُوْنَ بِهَا, أُوْلَئِكَ كَالأَنْعَمْ بَلْ هُمْ أَضَلُّ أُوْلَئِكَ هُمُ الْغَفِلُوْنَ...
179. Dan Sesungguhnya Kami jadikan untuk (isi neraka Jahannam) kebanyakan dari jin dan manusia, mereka mempunyai hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Allah) dan mereka mempunyai mata (tetapi) tidak dipergunakannya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah), dan mereka mempunyai telinga (tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengar (ayat-ayat Allah). mereka itu sebagai binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. Mereka Itulah orang-orang yang lalai.

Dalam ayat ini Allah menggambarkan calon-calon penghuni Neraka Jahanam, yaitu orang-orang yang akan celaka hidupnya, karena terlena oleh kesenangan sesaat, sehingga lupa kebahagiaan yang abadi, orang-orang yang tertipu oleh kesenangan fatamorgana, kesenangan semu, kesenangan sementara,

Mereka itu adalah:

1. Orang yang telah Allah anugrahi hati, tetapi hatinya tidak mampu untuk berpikir, berpikir akan kebenaran, berpikir akan hakikat kehidupan, seharunya mereka sadar, bahwa dirinya datang dari Allah, hidup di bumi Allah, dan akan berpulang kepada Allah, Mereka malah sebaliknya, minal maaddah,fil maaddah, ilal maaddah. Mersa hidup datang dari materi “sunat alam” yang ia cari dan yang ia inginkan hanyalah materi, sehingga hidupnya habis untuk mengejar materi, ia merasa akan hidup untuk selamnya, sukses selamanya, padahal semua itu hanyalah sementara belaka. Dan ia mengira kembali hanya akan menjadi materi,(mereka mengira setelah mati tidak ada lagi kehidupan) padahal kehidupan yang sebenarnya adalah kehidupan setelah hidup,yaitu akhirat kelak. dan disanalah tempat kebenaran yang hakiki, kebenaran di hadapan Allah swt…
Q.S.A-Zalzalah ayat 7
فَمَنْ يَعْمَلْ مِشْقَالَ ذَرَّةٍ خَيْرَايَرَهْ,,,وَمَنْ يَعْمَلْ مِشْقَالَ ذَرَّةٍشَرَّايَرَهْ,,,
7. Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan seberat dzarrahpun, niscaya Dia akan melihat (balasan)nya.
8. Dan Barangsiapa yang mengerjakan kejahatan sebesar dzarrahpun, niscaya Dia akan melihat ( balasan)nya pula.

2. Orang yang telah Allah anugrahi mata, tetapi dengan matanya ia tidak mampu melihat kebenaran, melihat cahaya Allah swt. Mereka hanya terpesona kepada kejadian, bukan terpesona kepada Allah yang memberikan semua kejadian.terpesona akan keberhasilan, lupa kepada Allah sang pemberi dan pemilik semua keberhasilan.

3. Orang yang telah Allah anugrahi telinga, tetapi dengan telinganya ia tidak mampu dan mau mendengar kebenaran, dalam hatinya tersimpan rasa sombong, merasa diri orang yang hebat, luar biasa sehingga tidak mau manerima dan mendengar kebenaran dan lupa kepada Allah sang pemilik dan penguasa semuanya, Hanya milik Allah lah semua yang ada,,,hanya kepada Allah kita mohon pertolongan dan hanya kepada-Nya kita akan berpulang.
Ws……..

5/12/2008

Asalamu'alaikum wr.wb

0 komentar



(Prof. IT ) Kang Maman Tirta Rukmana dan Ust. Ayip Ja'far Shodiq. Sedang mendengarkan arahan dari Syaekhuna Al-mukarom As-Syekh KH. Asep A. Maoshul Affandy di kediamanya Pondok Pesantren Miftahul Huda Manonjaya Tasikmalaya.


بسم الله الّر حمن الّر حيم
Pesantren Multimedia Bandung
Tlp.022-76067721.Hp: 081321111018
E-mail..Ayipjafar@yahoo.com
YM:...Jafar_multimedia@yahoo.com

“Bismillahirrohmanirrohiim”

Pesantren multimedia adalah pesantren yang mengadopsi teknologi ke dunia pesantren, dimana selama ini pesantren adalah identik dengan kitab kuning, tradisionil dan klasik.
Sebuah keinginan yang besar dengan hadirnya pesantren multimedia mampu menjadi warna, pelengkap, model baru, pengimbang untuk perkembangan jaman saat ini.
Dunia Pesantren telah ada sejak +-600 tahun yang lalu, dan terbukti telah berhasil membentuk pribadi-pribadi manusia yang berahlakulkarimah, mandiri dan berkeyaqinan kuat (muttaqiin). Pesantren telah terbukti selama ratusan tahun, turut serta dalam pembentukan manusia seutuhnya, manusia yang berkepribadian Al-Qur’an sebagai pedoman hidup.

Pesantren Multimedia sesuai dengan namanya, adalah pesantren yang berbasiskan teknologi, Pesantren yang memiliki motto ( Almuhafadhotu alal qodimi solih, wal-ahdu biljadidil aslah.) Pesantren yang tetap menjaga tradisi lama yang telah terbukti berhasil selama ratusan tahun dan diakui oleh dunia sebagai sebuah lembaga terkuat yang mampu mandiri dalam membentuk manusia yang beriman, berilmu dan beramal. Mampu mengukir dan mengakar di hati masyarakat Indonesia dan Dunia. Dan kemudian Pesantren Multimedia berupaya cerdas mensikapi hal-hal baru yang dianggap bermanfaat bagi perkembangan dakwah dan syi’ar islam.

Di era modern seperti sekarang ini, kehadiran Pesantren Multimedia diharapkan sebagai jawaban untuk kebutuhan dan permasalahan umat. Karena tidak sedikit masyarakat yang mengenal pesantren hanya dari luarnya saja, belum apa-apa mereka sudah apriori, antipati terhadap pesantren, pesantren identik dengan sumbangan, tradisional dan ketinggalan zaman. Haruskah disalahkan mereka? Tentu tidak. Karena hal ini boleh jadi akibat kurangnya informasi tentang pesantren. Mereka tidak tahu sebenarnya kiprah pesantren itu seperti apa? sejak kapan pesantren ada di Indonesia? dan sebenarnya bagaimana pesantren itu memberikan peran aktif semenjak pra kemerdekaan sampai paska kemerdekaan dalam membentuk pribadi umat. Sehingga imez yang berkembang dalam masyarakat adalah, ”apabila orang tuanya mampu anaknya pintar, maka sekolahkan.” Dan apabila orang tuanya tidak mampu otak anaknya lemah dan nakal, maka Pesantrenkan, Sungguh ironis dan perlu dipikirkan oleh kita semua selaku anak bangsa dan tentunya anak Ulama.

Pesantren Multimedia berupaya hadir di berbagai lini kehidupan, dari mulai pejabat sampai rakyat. Dari mulai Ulama diperkampungan sampai Ulama senayan karena menjadi anggota dewan. Dari mulai dunia nyata sampai dunia maya seperti: (Komputer, Televisi, Internet, Radio, SMS, MMS, GPRS, CD, VCD, DVD, MP3, MP4, MP5 dan miniDV.)Dari kalangan intelek sampai kalangan awam baik di dalam maupun di luar Negri.

Karena dengan adanya sentuhan teknologi inysa Allah tidak ada lagi batasan tempat dan waktu, sungguh begitu nyata, begitu dekat, sehingga kita bisa silaturahmi setiap saat, bisa menyatukan visi dan misi kita dalam perjuangan agama Allah swt.
Subhanallah, bisa dibayangkan seandainya ribuan pesantren di Indonesia ini menjadi satu suara, satu kekuatan penuh yang akan mendobrak kebathilan dan kemungkaran, insya Allah Islam akan semakin kuat, kebenaran akan nampak dan akan ditakuti oleh musuh-musuh Islam. Bukankah “kebenaran yang tidak terorganisir akan di kalahkan oleh kebhatilan yang terorganisir?

Program Pesantren Multimedia

Media Silaturahmi.

Pesantren Multimedia menyediakan satu situs yang bisa di akses oleh siapapun dimanapun. Situs ini tentunya adalah milik bersama situs milik pesantren, yang akan menyampaikan informasi detil tentang pesantren-pesantren di Indonesia dan menjadi sarana untuk saling melengkapi antar pesantren. Memberikan informasi, Pesantren mana saja yang sudah berkembang dan pesantren mana yang perlu di bantu perkembanganya, sehingga akan mempermudah para muzaki untuk mendistribusikan dana dan pikirananya, sehingga tidak salah sasaran. Media ini pula yang akan menyampaikan keluahan dan hambatan-hambatan serta solusi dalam perkembangan dakwah dan syi’ar islam di daerah masing-masing, karena setiap pesantren di suport untuk memiliki kemauan dan kemampuan dalam turut berkiprah dan memikirkan kemajuan bersama. Diharapkan bisa menjembatani permasalahan-permasalahan bersama. Jangan sampai permasalahan yang sama kemudian karena perbedaan tempat tidak bisa di selesaikan. Padahal permasalahan tersebut sudah dapat diselesaikan di pesantren yang lain.

Media Pendidikan.

Sudah mafhum adanya, Pesantren adalah identik dengan kitab kuning, kitab kelasik yang merupakan buah karya Ulama-ulama terdahulu dan sudah teruji serta terbukti dalam peran Pendidikan di Indonesia bahkan di Dunia, seperti halnya Perguruan Tinggi pertama di Dunia adalah didirikan oleh seorang Ulama Besar Syekh Ibrohim Al-khowash di Al-azhar Cairo Mesir.

Pesantren Multimedia berupaya untuk mengikuti jejak langkah keberhasilan para Ulama terdahulu dengan sedikit memberikan warna sentuhan teknologi sehingga diharapkan eksistensi peran Ulama semakin luas mencakup berbagai lini kehidupan. Buah karya mereka bukan hanya bisa dinikmati oleh para santri dan KIAI yang sedang mondok saja, tetapi bisa dikaji pula oleh mereka yang ada di belahan dunia lain, dinikmati oleh Ulama yang di amanhi jabatan, perdagangan, militer, teknorat, budayawan, seniman, usahawan, sejarahwan dan bisa juga oleh mereka yang sedang malang melintang di dunia pendidikan baik di dalma maupun luar negri.

Untuk itu, Pesantren Multimedia mencoba berupaya menghadirkan kajian dunia Pesantren dalam persi lain, seperti; Jurmiyah versi VCD dan DVD, Alfiyah, I’anatutholibin, madahibul arba’ah dan yang lainya. Ada pula kajian Ibadah peraktis, seperti: Panduan Ibadah Haji versi VCD, DVD, MP5 dan flv, sehingga calon jamaah Haji bisa belajar manasik secara audiovisual, mereka bisa langsung merasakan Makah Al-mukaromah melalui vidio yang disajikan, dan tahu persis dilokasi mana ia melakukan Ibadah dan membacakan do’a tertentu, mereka tahu persis bagaimana tayamum di dalam pesawat, naik turun pesawat, memilih hewan dam, melempar jumroh bagaimana tawwaf dan sebagainya.
Pesantren Multimedia berharap setiap pesantren memiliki komputer yang dilengkapi program dari pesantren Multimedia, Laptop untuk para KIAI, sehingga dunia internet dijadikan media dakwah oleh para KIAI. Bisa di bayangkan seorang kaya raya dari berunai atau Iran bisa konsultasi zakat dengan KIAI yang letaknya di lereng gunung dan dana Umat yang luar biasa besar bisa tersalurkan dengan benar,
Amien.

Dengan adanya sentuhan Multimedia, seorang yang sedang belajar ilmu tafsir akan lebih mudah memahami isi kandungan ayat Al-Qur’an tatkala disuguhkan audiovisual hasil penelitian Ilmiah yang bersangkutan dengan ayat tersebut, seperti ayat tentang penciptaan manusia, kemudian diperlihatkan bagaimana proses spermatozoa berlomba memasuki pintu rahim untuk kemudian bisa bersatu dengan ovum dan kemudian terjadilah pembuahan dan seterusnya.
Dengan adanya Al-Qur’an Digital akan mempermudah dalam pencarian ayat sesuai dengan indek perkalimah atau makna perkalimah, bisa juga belajar ilmu Tazwid secara audiovisual Makhorijul Huruf, Sifathul Huruf dan Ahkamul Huruf sekaligus dengan contoh pembacaanya.
Bashul Masa’il, dengan multimedia setiap permasalahan akan lebih mudah menemukan jawabanya, karena setiap KIAI dari berbagai Pesantren bisa turut serta dalam memberikan jawabanya melalui situs yang tersedia.

Media Ekonomi

Dengan adanya ling Multimedia, setiap Pesantren berkesempatan meng expos hasil karya masing-masing, Seperti Pst.Mursyidul Falah Desa Cimuncang Kec. Bantarujeg Kab.Majalengka, para santrinya memproduksi sapu ijuk, kesed, kamoceng dsb. Pst. ..............Cigondewah memproduksi sarung terbaik di kota Bandung dsb. Pst. Miftahul hasanah Kuningan memproduksi emping dsb. Pst. Cianjur memproduksi Manisan dan tauco. Diharapkan kemudian terciptalah jalur marketing yang dilandsi Ukhuwah Islamiyah sehingga terbentuk kekuatan ekonomi Umat. Seperti sekarang ini Pemerintah bekerjasama dengan IndoFarma mengadakan obat murah untuk Rakyat “obat serbu” serba seribu, kenapa tidak pesantren melalui kopontren/(Shuk Shogir) menjadi distributornya, daripada 15% keuntungan yang di sediakan oleh indo Farma di ambil oleh non Muslim? sepertinya lebih baik keuntungan tadi di pergunakan untuk kesejahtraan Pesantren.

Maha suci Allah dengan anugrah rizkiNya yang melimpah ruah, semoga Allah swt, membukakan pintu-pintu rizkinya untuk kita semua, mempererat tali persaudaraan diantara kami, menjadikan kami hamba-hamba pilihan yang bermanfaat bagi hamba yang lainya, Amien.

سم الله الّر حمن الّر حيم
Pesantren Multimedia Bandung,,,,,,Insya Allah menerima titipan Zakat, infaq dan shodaqoh........di.........
Bank Mandiri.......Kcp.Bandung Metro No.Rek. 130-00-0455580-4
AN:...Ayip Ja'far Shodiq......

Jazakumullah Ahsanal Jaza.......Amien.....

و السلا م عليكم