5/12/2008

Asalamu'alaikum wr.wb



(Prof. IT ) Kang Maman Tirta Rukmana dan Ust. Ayip Ja'far Shodiq. Sedang mendengarkan arahan dari Syaekhuna Al-mukarom As-Syekh KH. Asep A. Maoshul Affandy di kediamanya Pondok Pesantren Miftahul Huda Manonjaya Tasikmalaya.


بسم الله الّر حمن الّر حيم
Pesantren Multimedia Bandung
Tlp.022-76067721.Hp: 081321111018
E-mail..Ayipjafar@yahoo.com
YM:...Jafar_multimedia@yahoo.com

“Bismillahirrohmanirrohiim”

Pesantren multimedia adalah pesantren yang mengadopsi teknologi ke dunia pesantren, dimana selama ini pesantren adalah identik dengan kitab kuning, tradisionil dan klasik.
Sebuah keinginan yang besar dengan hadirnya pesantren multimedia mampu menjadi warna, pelengkap, model baru, pengimbang untuk perkembangan jaman saat ini.
Dunia Pesantren telah ada sejak +-600 tahun yang lalu, dan terbukti telah berhasil membentuk pribadi-pribadi manusia yang berahlakulkarimah, mandiri dan berkeyaqinan kuat (muttaqiin). Pesantren telah terbukti selama ratusan tahun, turut serta dalam pembentukan manusia seutuhnya, manusia yang berkepribadian Al-Qur’an sebagai pedoman hidup.

Pesantren Multimedia sesuai dengan namanya, adalah pesantren yang berbasiskan teknologi, Pesantren yang memiliki motto ( Almuhafadhotu alal qodimi solih, wal-ahdu biljadidil aslah.) Pesantren yang tetap menjaga tradisi lama yang telah terbukti berhasil selama ratusan tahun dan diakui oleh dunia sebagai sebuah lembaga terkuat yang mampu mandiri dalam membentuk manusia yang beriman, berilmu dan beramal. Mampu mengukir dan mengakar di hati masyarakat Indonesia dan Dunia. Dan kemudian Pesantren Multimedia berupaya cerdas mensikapi hal-hal baru yang dianggap bermanfaat bagi perkembangan dakwah dan syi’ar islam.

Di era modern seperti sekarang ini, kehadiran Pesantren Multimedia diharapkan sebagai jawaban untuk kebutuhan dan permasalahan umat. Karena tidak sedikit masyarakat yang mengenal pesantren hanya dari luarnya saja, belum apa-apa mereka sudah apriori, antipati terhadap pesantren, pesantren identik dengan sumbangan, tradisional dan ketinggalan zaman. Haruskah disalahkan mereka? Tentu tidak. Karena hal ini boleh jadi akibat kurangnya informasi tentang pesantren. Mereka tidak tahu sebenarnya kiprah pesantren itu seperti apa? sejak kapan pesantren ada di Indonesia? dan sebenarnya bagaimana pesantren itu memberikan peran aktif semenjak pra kemerdekaan sampai paska kemerdekaan dalam membentuk pribadi umat. Sehingga imez yang berkembang dalam masyarakat adalah, ”apabila orang tuanya mampu anaknya pintar, maka sekolahkan.” Dan apabila orang tuanya tidak mampu otak anaknya lemah dan nakal, maka Pesantrenkan, Sungguh ironis dan perlu dipikirkan oleh kita semua selaku anak bangsa dan tentunya anak Ulama.

Pesantren Multimedia berupaya hadir di berbagai lini kehidupan, dari mulai pejabat sampai rakyat. Dari mulai Ulama diperkampungan sampai Ulama senayan karena menjadi anggota dewan. Dari mulai dunia nyata sampai dunia maya seperti: (Komputer, Televisi, Internet, Radio, SMS, MMS, GPRS, CD, VCD, DVD, MP3, MP4, MP5 dan miniDV.)Dari kalangan intelek sampai kalangan awam baik di dalam maupun di luar Negri.

Karena dengan adanya sentuhan teknologi inysa Allah tidak ada lagi batasan tempat dan waktu, sungguh begitu nyata, begitu dekat, sehingga kita bisa silaturahmi setiap saat, bisa menyatukan visi dan misi kita dalam perjuangan agama Allah swt.
Subhanallah, bisa dibayangkan seandainya ribuan pesantren di Indonesia ini menjadi satu suara, satu kekuatan penuh yang akan mendobrak kebathilan dan kemungkaran, insya Allah Islam akan semakin kuat, kebenaran akan nampak dan akan ditakuti oleh musuh-musuh Islam. Bukankah “kebenaran yang tidak terorganisir akan di kalahkan oleh kebhatilan yang terorganisir?

Program Pesantren Multimedia

Media Silaturahmi.

Pesantren Multimedia menyediakan satu situs yang bisa di akses oleh siapapun dimanapun. Situs ini tentunya adalah milik bersama situs milik pesantren, yang akan menyampaikan informasi detil tentang pesantren-pesantren di Indonesia dan menjadi sarana untuk saling melengkapi antar pesantren. Memberikan informasi, Pesantren mana saja yang sudah berkembang dan pesantren mana yang perlu di bantu perkembanganya, sehingga akan mempermudah para muzaki untuk mendistribusikan dana dan pikirananya, sehingga tidak salah sasaran. Media ini pula yang akan menyampaikan keluahan dan hambatan-hambatan serta solusi dalam perkembangan dakwah dan syi’ar islam di daerah masing-masing, karena setiap pesantren di suport untuk memiliki kemauan dan kemampuan dalam turut berkiprah dan memikirkan kemajuan bersama. Diharapkan bisa menjembatani permasalahan-permasalahan bersama. Jangan sampai permasalahan yang sama kemudian karena perbedaan tempat tidak bisa di selesaikan. Padahal permasalahan tersebut sudah dapat diselesaikan di pesantren yang lain.

Media Pendidikan.

Sudah mafhum adanya, Pesantren adalah identik dengan kitab kuning, kitab kelasik yang merupakan buah karya Ulama-ulama terdahulu dan sudah teruji serta terbukti dalam peran Pendidikan di Indonesia bahkan di Dunia, seperti halnya Perguruan Tinggi pertama di Dunia adalah didirikan oleh seorang Ulama Besar Syekh Ibrohim Al-khowash di Al-azhar Cairo Mesir.

Pesantren Multimedia berupaya untuk mengikuti jejak langkah keberhasilan para Ulama terdahulu dengan sedikit memberikan warna sentuhan teknologi sehingga diharapkan eksistensi peran Ulama semakin luas mencakup berbagai lini kehidupan. Buah karya mereka bukan hanya bisa dinikmati oleh para santri dan KIAI yang sedang mondok saja, tetapi bisa dikaji pula oleh mereka yang ada di belahan dunia lain, dinikmati oleh Ulama yang di amanhi jabatan, perdagangan, militer, teknorat, budayawan, seniman, usahawan, sejarahwan dan bisa juga oleh mereka yang sedang malang melintang di dunia pendidikan baik di dalma maupun luar negri.

Untuk itu, Pesantren Multimedia mencoba berupaya menghadirkan kajian dunia Pesantren dalam persi lain, seperti; Jurmiyah versi VCD dan DVD, Alfiyah, I’anatutholibin, madahibul arba’ah dan yang lainya. Ada pula kajian Ibadah peraktis, seperti: Panduan Ibadah Haji versi VCD, DVD, MP5 dan flv, sehingga calon jamaah Haji bisa belajar manasik secara audiovisual, mereka bisa langsung merasakan Makah Al-mukaromah melalui vidio yang disajikan, dan tahu persis dilokasi mana ia melakukan Ibadah dan membacakan do’a tertentu, mereka tahu persis bagaimana tayamum di dalam pesawat, naik turun pesawat, memilih hewan dam, melempar jumroh bagaimana tawwaf dan sebagainya.
Pesantren Multimedia berharap setiap pesantren memiliki komputer yang dilengkapi program dari pesantren Multimedia, Laptop untuk para KIAI, sehingga dunia internet dijadikan media dakwah oleh para KIAI. Bisa di bayangkan seorang kaya raya dari berunai atau Iran bisa konsultasi zakat dengan KIAI yang letaknya di lereng gunung dan dana Umat yang luar biasa besar bisa tersalurkan dengan benar,
Amien.

Dengan adanya sentuhan Multimedia, seorang yang sedang belajar ilmu tafsir akan lebih mudah memahami isi kandungan ayat Al-Qur’an tatkala disuguhkan audiovisual hasil penelitian Ilmiah yang bersangkutan dengan ayat tersebut, seperti ayat tentang penciptaan manusia, kemudian diperlihatkan bagaimana proses spermatozoa berlomba memasuki pintu rahim untuk kemudian bisa bersatu dengan ovum dan kemudian terjadilah pembuahan dan seterusnya.
Dengan adanya Al-Qur’an Digital akan mempermudah dalam pencarian ayat sesuai dengan indek perkalimah atau makna perkalimah, bisa juga belajar ilmu Tazwid secara audiovisual Makhorijul Huruf, Sifathul Huruf dan Ahkamul Huruf sekaligus dengan contoh pembacaanya.
Bashul Masa’il, dengan multimedia setiap permasalahan akan lebih mudah menemukan jawabanya, karena setiap KIAI dari berbagai Pesantren bisa turut serta dalam memberikan jawabanya melalui situs yang tersedia.

Media Ekonomi

Dengan adanya ling Multimedia, setiap Pesantren berkesempatan meng expos hasil karya masing-masing, Seperti Pst.Mursyidul Falah Desa Cimuncang Kec. Bantarujeg Kab.Majalengka, para santrinya memproduksi sapu ijuk, kesed, kamoceng dsb. Pst. ..............Cigondewah memproduksi sarung terbaik di kota Bandung dsb. Pst. Miftahul hasanah Kuningan memproduksi emping dsb. Pst. Cianjur memproduksi Manisan dan tauco. Diharapkan kemudian terciptalah jalur marketing yang dilandsi Ukhuwah Islamiyah sehingga terbentuk kekuatan ekonomi Umat. Seperti sekarang ini Pemerintah bekerjasama dengan IndoFarma mengadakan obat murah untuk Rakyat “obat serbu” serba seribu, kenapa tidak pesantren melalui kopontren/(Shuk Shogir) menjadi distributornya, daripada 15% keuntungan yang di sediakan oleh indo Farma di ambil oleh non Muslim? sepertinya lebih baik keuntungan tadi di pergunakan untuk kesejahtraan Pesantren.

Maha suci Allah dengan anugrah rizkiNya yang melimpah ruah, semoga Allah swt, membukakan pintu-pintu rizkinya untuk kita semua, mempererat tali persaudaraan diantara kami, menjadikan kami hamba-hamba pilihan yang bermanfaat bagi hamba yang lainya, Amien.

سم الله الّر حمن الّر حيم
Pesantren Multimedia Bandung,,,,,,Insya Allah menerima titipan Zakat, infaq dan shodaqoh........di.........
Bank Mandiri.......Kcp.Bandung Metro No.Rek. 130-00-0455580-4
AN:...Ayip Ja'far Shodiq......

Jazakumullah Ahsanal Jaza.......Amien.....

و السلا م عليكم

Tidak ada komentar:

Posting Komentar